JUAL JIMAT JUDI DAYAK KALTIM
Ritual Suku Pedalaman kalimantan
Juga ada Gendam Hypnostis, Minyak Asmara
Dan Akik sakti lainya
Hanya ada di:
www.dayaka8.blogspot.com
Diberdayakan oleh Blogger.

Pilih Tiket Pesawat Murah Disini.....!

MENU UTAMA

Berkah Herbal

Entri Populer

Search

Memuat...

Gadis SMA Berjilbab Dengan Pembantunya (Cerita Dewasa)

Panggil saja aku Anis, tentu bukan nama sesungguhnya. Aku salah seorang siswi SMA di salah satu sekolah islam ternama di Semarang. Perawakanku sedang-sedang saja, dengan tinggi 160cm dan berat 40kg. Aku terbiasa memakai jilbab sejak SMP, bukan karena aturan di sekolah, tapi orang tuaku sudah memberi contoh padaku sejak kecil kalau memakai jilbab bagi wanita adalah suatu kewajiban. Ibuku sering mengisi pengajian di berbagai daerah. Kalau hari jum'at beliau mengisi pengajian untuk ibu-ibu komplek, jum'at lalu acara diadakan di rumah, dan jum'at ini berarti giliran di rumahnya Bu Dewi yang letaknya di ujung komplek.

Sedangkan ayahku tak jauh beda dengan ibuku, selain sebagai pengusaha, beliau juga mempunyai jadwal tersendiri untuk mengisi khotbah jum'at di masjid komplek yang letaknya di belakang rumah. Selain itu kadang beliau juga di daulat untuk menjadi imam di masjid tersebut. Jadi bisa dibilang keluarga kami ini merupakan keluarga yang sangat religius. Bukan bermaksud membanggakan keluarga, tapi warga sekitar yang memberi julukan tersebut pada keluarga kami. 

Sekolahku cukup jauh juga letaknya dari rumah, ada sekitar 15km-an.. Jadi kalau jalan kaki ya pasti capek, untungnya aku nggak jalan kaki kalau ke sekolah, ada ayahku yang slalu mengantar dan menjemputku. Suatu pagi saat mengantarkan aku ke sekolah ayah pernah bilang kalau pekerjaan ayah sebenarnya adalah "Ternak Teri", sempet bingung juga waktu itu mendengar pernyataan ayah, apa dia ganti profesi jadi peternak??? eh ternyata maksudnya Ternak Teri itu nganter anak nganter istri, wkwkw kontan aku dan ayah tertawa terbahak-bahak di dalam mobil, bisa saja ne ayah, dia emang orangnya humoris, ini yang membuatku nyaman jika curhat dengan beliau. Kehidupanku sangatlah bahagia, ayah begitu memanjakan aku, begitu pula ibuku, selalu menuruti apapun yang aku mau, mungkin karena aku anak satu-satunya, jadi mereka sayang banget sama aku.

Setiap hari sabtu ayah dan ibu pergi ke luar kota untuk mengontrol perusahaan yang ada di sana. Sebetulnya aku pengen ikut, tapi tidak diperbolehkan, mereka bilang sekolah lebih penting. Ya udah di rumah deh. Aku di rumah nggak sendirian, karena ada pak Tejo dan mbok Darmi. Mbok Darmi bertugas mencuci, masak, dan bersih-bersih rumah, pokoknya urusan rumah tangga. Sedang pak Tejo adalah sopir dan pengurus taman kami. Hari sabtu ini Mbok Darmi ijin pulang dulu karena dia dapat kabar kalau anaknya sakit. Untung Pak Tejo nggak ngantar ayah dan ibu pergi, jadi aku di rumah berdua ama Pak Tejo.

Pak Tejo memiliki tubuh yang tinggi, kalau aku taksir sih sekitar 170cm-an, berbadan kekar dan kelihatan masih segar bugar meski usianya sudah kepala 5. Mungkin itu yang membuat dia bisa mempunyai 2 istri. Sabtu malam ini agak berbeda, bukan cuma cuaca yang membuatku gerah berada di ruang tv bersama pak Tejo, tapi karena Mbok Darmi tidak membuatkan makan malam sebelum meninggalkan rumah tadi. Tak ayal kami semua merasa lapar. Lantas aku segera menelpon ibu untuk menanyakan letak warung soto yang kemarin dia bungkuskan sotonya buat aku. Ternyata warung tersebut cukup jauh juga dari rumah, dan aku pun meminta tolong pak Tejo untuk mengantarku ke sana. Cukup lama juga Pak Tejo diam berfikir, bukan karena tak tau jalan ke sana tapi karena motor yang akan dipakai ke sana tidak ada lampunya, sedang katanya jalan ke sana juga jelek. Ah masa bodo pikirku, orang udah lapar juga, aku pun memaksa pak Tejo untuk ke sana, akhirnya dia mau meski sudah banyak memperingatkanku.

Perjalanan ke sana ternyata emang sangat menyakitkan, karena jalannya bertul-betul parah. Tapi tak apa, demi soto yang enak itu. Sekitar 30 menit perjalanan akhirnya sampai juga di sana, aku pun bersyukur karena tidak terjadi apa-apa baik pada motor, aku dan pak Tejo. Tapi di warung itu ternyata rame banget, penuh sekali pengunjungnya. Namun tekadku sudah bulat untuk tetap beli di warung tersebut.

Dan akhirnya setelah sekitar satu jam menunggu, soto pesanan kami sudah jadi, aku tidak makan di sana, tapi membawanya pulang untuk disantap di rumah. Dalam perjalanan pulang aku agak sedikit takut dan khawatir karena jalannya yang gelap serta jelek dan berbatu. Dan yang aku khawatirkan pun terjadi, pak Tejo entah lupa atau tidak tahu kalau di jalan tikungan yang ada pohonnya itu ada lubang yang cukup gede, dan kami pun terperosok. Pak Tejo terlempar ke depan, sedangkan aku tertindih motor di lubang, sialnya knalpot motor yang panas itu tepat berada di atas kakiku dan sayur soto yang masih panas itu juga tumpah di tangan dan sebagian kena muka. Kontan aku menjerit merasakan panas dan sakit tertindih motor. Selanjutnya aku tidak ingat apa-apa lagi. Karena waktu aku bangun aku sudah ada di rumah sakit ditemani ayah, ibu dan pak Tejo yang tampak sedikit diperban tangannya.

Kata dokter sih tulang di kakiku ada yang retak, tapi tidak terlalu serius juga. Sedang tangan dan wajahku menderita luka bakar yang cukup serius. Tapi lagi-lagi dokter memberiku angin segar karena luka bakar itu bisa dia sembuhkan total, dan bekasnya pun akan hilang meski harga obatnya sangatlah mahal, namun orang tuaku tidak mempermasalahkan hal itu, yang penting aku bisa sembuh total. Huft,,,,,sungguh cerita yang sangat panas, tersiram sayur soto, dan terkena knalpot motor. Dan bisa dikata cerita dewasa, karena pelakunya sudah pada dewasa, selain itu kalau anak kecil yang terkena knalpot dan tersiram sayur panas pasti nangis kenceng banget. Cerita panasku dengan Pak Tejo ini tak akan kulupa sampai kapanpun. Dan merupakan pengalaman yang sangat luar biasa sekali agar aku lebih berhati-hati dalam bertindak dan tidak gegabah.

Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi

Gue, pria 25 tahun seorang mahasiswa salah satu universitas di jogja yang sampai saat ini belum tamat-tamat. Walau dari segi akademis gue tergolong gagal, tapi dalam hal menakhlukkan hati kaum hawa gue termasuk orang-orang berprestasi, heheee.. Gue pengen cerita pengalaman pribadi gue, mudah2an ada manfaatnya.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Kisah ini bermula ketika gue dapat tempat kos yang baru. Dari pagi sampe sore muter-muter daerah UGM, akhirnya nemu juga tempat kos yang bakal ditempetin. Awalnya gak begitu suka, karena tempat kosnya terpisah jauh dari temen2 gue yang lain. Tempatnya juga terlalu masuk ke lorong-lorong. Tapi ada satu hal yang membuat gue mutusin buat ngambil kosan disana, yaitu anak ibu kosnya yang cakep alang kepalang.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi

 
Namanya Rina, mahasiswi semester 3 di UGM. Pertama kali gue ngeliat dia, jantung gue langsung berdesir karena doi manis banget. “iya, kosan yang disebelah ada kok kak, tapi Cuma satu kamar.” Begitu suaranya ramah ketika pertama kali gue komunikasi sama doi.
Ibu kosnya juga baik. Namun ibu kos nya yang berprofesi pedagang di Sleman belum pulang. Rina mengatakan kalau ibu dan bapaknya berdagang pergi pagi pulang malam.
Akhirnya sore besoknya gue mutusin untuk ngambil kamar kosan yang bersebelahan langsung dengan rumah ibu Kosnya. Walau tinggal terpencil jauh dari temen2, gak masalah lah.. yang penting gue bisa dapetin nih si bidadari khayangan.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Malam itu gue udah ready untuk tinggal di kosan baru gue. Begitu keluar, ehh.. ternyata gebetan gue Rina lagi telponan diluar sambil duduk santai di teras rumahnya. “wah.. kesempatan buat pdkt nih..” dalam hati gue.
Setelah nungguin dia selesai telponan lumayan lama, akhirnya gue keluar kamar dan samperin doi. “Hai.. lagi ngapain?” sapa gue sambil melempar senyum.
“Eh, lagi santai aja kak.” Balasnya membalas senyum gue.
“Telponan sama siapa?”
“Sama pacar kak” jawabnya. Plaaakk.. gue serasa kena tampar. Ternyata doi udah punya pacar. Habis deh!
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Namun, pembicaraan tetap berlanjut. Walau Rina sudah punya pacar, gue tetap pengen akrab sama dia. Siapa tau ntar dia putus, siapa tau ntar dia bosen sama pacarnya.. Siapa tau.. siapa tau.. gue menghibur diri.
Gue perhatikan wajah manis Rina. Bener-bener wajah bidadari! Kulitnya halus tanpa jerawat. Ternyata ada tai lalat mungil di pipinya.
“Kak kok ngeliatin Rina gitu sih?” tanya Rina risih.
Gue tersadar. “Ehh.. gak. Ternyata Rina punya tai lalat di pipi yah?” tanya gue.
“Orang yang punya tai lalat di pipi itu beruntung lho..” ucap gue keumudian.
“Emang kenapa kak?” tanya nya penasaran.
“Iyalah beruntung! untung aja tai lalat, kalo tai kebo gimana coba?” seloroh gue.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Rina langsung ketawa. Manis banget ngeliat dia ketawa. Akhirnya malam itu gue berhasil ngobrol panjang lebar dan ketawa ketiwi bareng Rina. Bahkan setelah cerita tai lalat itu, rina bahkan nunjukin kalau dia punya tanda lahir di lengannya.
“Mana mungkin itu tanda lahir! Itu tatto tuh!” gue langsung aja nuduh.
“Sumpah kak ini tanda lahir!” balasnya.
“Gak percaya! Pasti kamu orangnya tattoan yah! Harus diperiksa nih!” tuduh gue. Dia malah tertawa cekikikan. Gue senang.. 
Paginya, gue sempetin dulu olahraga pagi. Angkat barbel dan push up ringan sudah jadi rutinitas pagi buat gue. Punya badan atletis dan berotot memang kharakteristik gue. Alah.. 
Tiba-tiba gue denger suara cebar-cebur dari kamar mandi. Gue selidiki asal suara tersebut, ternyata persis bersebelahan dengan dinding disebelah kamar gue. Ternyata disebelahnya kamar mandi!
Gue coba dengerin suara gemercik air tersebut. Ternyata suara berikutnya adalah lantunan nyanyian seorang gadis. Tidak salah lagi, itu suara Rina! Gue begitu menikmati suara nyanyiannya. Merdu banget!
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Akhirnya timbul pikiran kotor gue. Dinding tembok yang sebenarnya tidak terlalu tinggi itu bisa gue panjat! Akhirnya dengan secepat kilat, otak gue berfikir keras. Bagaimana caranya untuk memanjat dinding yang tingginya dua setengah meter ini.
Setelah yakin orang tua Rina sudah berangkat pergi berdagang dan Rina pasti sendirian di rumah, gue nekat untuk ngintipin Rina mandi. Dengan bantuan kursi, akhirnya gue bisa mencapai ujung tembok paling atas. Pelan-pelan gue angkat kepala untuk melihat pemandangan disebelah sana. Ternyata benar! Rina sedang mandi sambil bernyanyi.
Rina dengan wajah manis itu ternyata punya tubuh yang sangat seksi. Dari ujung rambut hingga ujung kakinya dapat gue liat secara jelas. Payudaranya yang montok bergelantungan. Kulitnya putihnya yang dibalut busa-busa sabun. Hingga rambut-rambut halus yang tumbuh didaerah kemaluannya dapat terlihat jelas. Hal itu tanpa sadar sudah membuat batang kemaluan gue langsung mengeras.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Rina masih asyik menggosok-gosok bagian tubuhnya dengan sabun. Yang membuat gue gak tahan yaitu terkadang tangannya meremas payudaranya sendiri. Kilauan sabun dari payudaranya yang putih licin oleh sabun membuat gue serasa mau pingsan.
Sejurus kemudian, rina membilas sabunnya dengan menimba air. Kulitnya makin terlihat putih bercahaya. Berikutnya bagian selangkangannya yang dicuci dengan air. Diluar dugaan gue, ternyata Rina mengelus-elus bagian kemaluannya.
Awalnya gue berfikir Rina melakukan pembersihan di daerah vaginanya. Ternyata, ia begitu keasyikan mengelus-elus daerah yang berbulu tersebut. Gue liat matanya sudah merem-merem keenakan. “Ohh tidaakk.. Rina sedang masturbasi!”
Baru kali ini gue melihat secara langsung dengan mata kepala sendiri ada seorang cewek yang masturbasi. Secara jelas gue menonton Rina yang tengah keasyikan memainkan jarinya di bibir kemaluannya. 
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Secara tak sadar gue jadi lupa diri kalau sebenarnya posisi gue sangat rawan. Bisa bahaya kalau sampai ketahuan oleh Rina. Malu banget lah, baru satu hari ngekos ditempat orang sudah berlaku kurang ajar.
Ternyata bata yang menjadi pijakan gue tak sanggup lagi menahan pijakan gue. Akhirnya salah satu batu bata tersebut terjatuh. Rina jadi kaget dan menghentikan adegan masturbasinya.
“Mati gue kalo rina sampai tau!” batin gue terus cemas. Gue langsung menghentikan tontonan langka nan sangat istimewa tersebut. Gue segera turun dari dinding yang gue panjat buru- buru. 
Ternyata Rina menyadari dirinya diintip. Rina segera memakai handuknya dan buru-buru keluar kamar mandi. Gue segera menuju pintu kamar mandi untuk menghalangi dan menenangkan Rina, kalau-kalau ia berteriak. Bisa mampus gue kalau dia ngadu ke ortunya.
Ternyata gue yang buru-buru melintasi pintu kamar mandi langsung bertabrakan dengan Rina yang baru saja keluar kamar mandi. Handuk rina langsung tersibak, ia terjatuh.
“Maaf.. maaf..” Cuma itu yang bisa terlontar dari mulut gue sambil membantu Rina untuk berdiri. Gue langsung mengambil handuknya. Rina tampak kelabakan ketika handuknya hampir saja copot. Rina tidak memakai apa-apa selain handuk yang membuat payudaranya menyembul kelihatan.
“Kak, ngintipin Rina barusan yah?” tanya Rina dengan menundukkan kepalanya. Ia menunduk mungkin karena ia malu. Karena baru saja ia melakukan masturbasi.
Gue jadi ngerasa bersalah. “Maafin kakak ya.. Kakak menyesal banget” gue ucapin itu dengan nada memelas. Rina cuma mengangguk tapi masih menunduk. Tangannya masih memegang handuknya erat-erat.
Tak lama setelah itu dia berjalan pelan kedalam rumahnya sambil terisak. Matanya berkaca-kaca. Gue jadi tambah merasa bersalah. “Blum ada lho yang ngeliat Rina gitu, kok kakak tega sih?” suaranya lirih.
Akhirnya gue anterin Rina ke kamarnya. Gue bimbing dia menuju kamarnya. Dibenak gue semuanya campur aduk. Perasaan bersalah udah membuat dia trauma. Mungkin saja bagi cewek hal seperti itu bisa membuatnya trauma.
Sesampainya dikamar Rina, gue malah memeluknya. Terlintas dipikiran gue, kalau cewek sedih atau nangis untuk menenangkannya dengan di peluk. “Rina maafin kakak ya..” gue bisikin itu ke telinganya. Sekali lagi Rina mengangguk.
Dari pelukan, gue beralih mendekap Rina. Gue cium pipinya kemudian bibirnya. Serentak tangan gue juga ikut memainkan perannya meremas dada Rina dari luar handuknya.
“Kakak! Ngapain sih ini!” ucap Rina kaget.
Dalam fikiran gue, kepalang basah mandi aja! Tanggung ketahuan ngintipin Rina mandi, kenapa gak gue tidurin aja sekalian? Mumpung kesempatan ada!
Gue dorong Rina ke tempat tidurnya. Pintu kamarnya segera gue kunci. Handuknya dengan mudah gue lepas. Bibir Rina gue lumat dan kulum sejadi-jadinya. Tangan gue menjamah payudaranya yang montok. Rina berontak dan kakinya menghentak-hentak gak karuan.
“Kakaaaakk..” Rina berteriak. Gue mulai cemas. Nanti kalau ada warga yang dengar gimana? Gue bisa dihajar masa. 
Akhirnya gue menghentikan aksi brutal gue. Gue mutusin untuk membujuk Rina pelan-pelan. Sambil mengelus-elus bahunya dan membelai rambutnya gue ngomong pelan-pelan “Rina, tenang aja yaa.. kakak gak bermaksud nyakiti Rina. Kakak gak mungkin menyakiti Rina karena kakak sayang banget sama Rina..” bisik gue pelan-pelan ke Rina.
Gue cium leher Rina, tangan gue mulai lagi main-main mengelus payudaranya, meremas, kemudian turun ke daerah kemaluannya.
“Kakak, Rina mohon jangan kak” Rina memelas ketakutan.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
“Rina tenang aja yaa.. Kakak gak akan nyakitin Rina. Kakak Sayang sama Rina.” Bujuk gue pelan-pelan sambil terus memainkan daerah kemaluannya. Tangannya terus mendorong-dorong gue. Rina ketakutan setengah mati.
Gue terus memberikan rangsangan dengan terus menciumi leher Rina. Kemudian turun dan menjilati puting susunya yang memerah. Sementara tangan kanan gue mengelus-elus daerah vaginanya. Jari tengah gue mulai masuk ke lipatan bibir vaginanya. Gue terus mainkan itu pelan-pelan.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
“Kakak.. Rina mohon, Rina masih perawan kak.. Rina takut..” Rina masih memelas. Tangannya terus memegangi tangan kanan gue yang bergerilya didaerah bibir vaginanya.
Gue cuma jawab permohonan Rina dengan ciuman dan kuluman dibibirnya. Gue terus lumat bibir Rina dan bibir vaginanya dilumat jari tengah gue. Perlahan gue masukin jari tengah gue dengan pelan-pelan. Terasa daerah vagina Rina sudah basah.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Mengetahui daerah vagina nya sudah basah dan licin, gue jadi yakin kalau sebenarnya Rina juga menikmati permaikan gue. Rina juga sudah tidak menunjukkan perlawanan yang kuat.
“Rina, kak masukin jari kakak pelan-pelan ya.. gak sakit kok.. Rina tenang aja yaa..” 
Belum lagi Rina memberikan persetujuannya, jari tengah gue sudah menikam masuk ke vaginanya. Akhirnya jawaban Rina Cuma erangan dan rintihan.
Gue terus mainkan dengan memasukkan jari tengah gue kedalam vaginanya sedikit demi sedikit. Akhirnya bisa masuk semua jari gue!
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
“Kakak.. Rina takut kak..” Rina terus menceracau. Tapi kakinya malah membuka lebar dan sesekali nafasnya mendesir berat. Gue yakin Rina sebenarnya mungkin saja sering bermasturbasi. Cewek-cewek seperti Rina mungkin saja cewek hyperseks yang sering memuaskan dirinya dengan masturbasi. Seperti yang gue liat barusan di kamar mandi.
Gue makin sibuk. Tangan kiri gue membelai rambutnya, mulut gue sesekali mengisap dan menjilati putingnya, dan tangan kanan gue memasukkan jari kedalam liang vagina Rina yang makin banjir dengan cairan dan licin.
Akhirnya gue gak tahan lagi. Dengan sekejap segera gue lucuti semua pakaian gue hingga kami berdua sudah benar-benar telanjang bulat. Segera gue tindih tubuh Rina yang terkapar.
“Rina, kita coba masukin yuk.. Tahan sedikit ya.. mungkin agak sakit.” Rina dengan lugunya mengangguk. Tampaknya ia sudah diliputi gejolak syahwat yang sangat. Gue makin bersemangat.
Perlahan gue gosok-gosokin penis gue yang udah tegang dari tadi ke bibir kemaluan Rina. Rina yang makin terangsang gak bisa berbuat apa-apa selain pasrah. Jiwa raganya sudah diliputi kenikmatan seks.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Setelah penis gue licin dengan cairan Rina, perlahan gue tusukin penis gue ke dalam liang kemaluan Rina. Walaupun pekerjaan gue halus dan pelan, tetap saja Rina merintih kesakitan. Sekarang penis gue bercampur dengan cairan licin dari Rina dan darah keperawanannya.
Rina menangis. Namun bibirnya terus mengeluarkan suara “ahhh.. ahhhh.. kakak..” 
Gue gak mau ambil pusing. Gue sibuk dengan mendobrak vagina Rina yang sangat sempit agar batang kemaluan gue bisa masuk lebih dalam lagi.
Dibantu dengan cairan pelicin Rina yang sudah banjir, penis gue bisa masuk semuanya. Gue terus menggenjot dengan memaju mundurkan batang kemaluan gue. Sesekali gue cium dan jilatin leher Rina hingga ke payudaranya. Kemudian putinya gue hisap sekuat-kuatnya.
Akhirnya gue liat tanda-tanda Rina akan orgasme. Segera gue pacu kecepatan goyangan gue. Gue pun pengen keluar dan klimaks. Akhirnya Rina lebih dahulu mencapai klimaks dan berteriak “Kakakk...”
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Berurutan setelah itu gue juga keluar menyemprotkan cairan sperma gue didalam memeknya. “ahhh.. Ahhhh.. Rina..” Gue **kan beberapa kali semburan dengan menekan penis gue sedalam-dalamnya kedalam liang vaginanya.
Rina pun menjepitkan pahanya. Akhirnya untuk beberapa saat kita terbuai merasakan nikmatnya orgasme. 
Beberapa saat setelah itu terasa kedutan dan denyutan dari vaginanya. Penis gue belum gue cabut. Batang kemaluan gue itu gue biarin sampai lemas didalam vaginanya Rina. Gue terus perhatikan wajah cantik Rina yang termenung sayu.
Sesaat gue jadi kasihan telah melakukan ini semua kepada Rina. Kembali gue elus-elus dan benerin rambutnya yang berantakan. Gue tatap matanya dalam-dalam sambil berkata pelan “Rina, mau gak jadi pacar kakak?”
Rina hanya diam. Gue tau dia udah punya pacar. Tapi gue sama sekali gak tau apa yang mau gue katakan selain itu kepada Rina. 
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Gue pasang kembali celana dan keluar dari kamar Rina. Rina masih termenung sayu diranjangnya dan belum memakai pakaiannya. 
Gue udah siap dengan segala konsekwensi dari perbuatan gue barusan. Setelah itu gue langsung berkemas di dalam kamar kos gue. “Mungkin setelah ini Rina akan mengadukan semua itu ke orang tuanya dan gue bakal di usir” pikir gue.
Siang harinya, gue sudah selesai beres-beres barang-barang. Gue pengen cabut duluan sebelum gue di usir sama orang tuanya Rina. Atau mungkin saja hal yang lebih buruk bakal terjadi ke gue.
Ternyata pintu kamar kos gue diketuk. Setelah gue buka ternyata Rina. Gue persilahkan Rina masuk.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Rina pun masuk kedalam kamar gue. Dia liat gue sudah packing barang-barang siap-siap mau kabur. “Kakak mau kemana?” tanya Rina. Gue cuma diam.
“Kakak gak boleh pergi! Rina takut.. gimana kalau Rina sampai hamil? Kakak harus tanggungjawab untuk semua ini!” kata Rina lirih.
“Baiklah kakak gak akan pergi. Kakak akan tanggungjawab kalau terjadi apa-apa. Tapi kakak mohon jangan kasih tau orang tua Rina ya..” pinta gue.
Rina hanya mengangguk. Matanya masih sembab karena menangis. Gue jadi kasihan, akhirnya Rina gue peluk lagi.
Seminggu setelah itu, gue dan Rina Cuma diam-diam dan tak ada tegur sapa. Tapi akhirnya gue beranikan diri lagi untuk menyapanya dan mengajaknya bercanda lagi. Akhirnya, gue bisa ngajakin Rina untuk berhubungan badan lagi. Kadang dikamar gue, kadang dikamar dia. Bahkan dia sempat tidur di kamar gue, padahal orang tuanya ada dirumah.
Ternyata Rina selalu diliputi gairah. Permainan seks kami semakin hari semakin fariatif. Dalam waktu tak kurang dari seminggu, Rina sudah berani menelan habis sperma yang gue semburin didalam mulutnya. Seks lagi dan lagi.. kami berdua sama-sama diliputi gairah yang membara.
Cerita Dewasa - Menikmati Memek Perawan Putri Ibu Kos yang Seksi
Walaupun status hubungan gue belum jelas hingga saat ini, gue tetap menjalani ini sama Rina. Rina tetap pacaran dengan pacarnya, tapi kalo soal ranjang Rina lari ke gue. 
Hampir setiap malam Rina mampir ke kamar gue buat gituan. Kadang setelah gituan dia balik ke kamarnya, kadang tidur di kamar gue. 
Sejak saat itulah, Rina ternyata diam-diam juga main sama pacarnya. Gue pernah nanya ke Rina, apa dia pernah melakukan hubungan badan dengan cowoknya? Awalnya Rina bilang belum. Tapi setelah gue selidiki sms dari cowoknya, ternyata mereka juga udah ngelakuin hal begituan. Setelah perawannya hilang, dia malah jadi hyperseks dan pengen ngelakuin hal itu terus. 
Suatu sore, pembicaraan gue sama Rina sampai ke sesuatu yang bahkan gak gue duga. Rina bilang kalau dia membayangkan dientotin dua orang, yaitu gue dan pacarnya. Hehehee... kadang gue gak habis pikir, mengapa cewek yang dulu pemalu dan lugu ini bisa jadi liar kayak gini?

Bercinta Dengan SPG Swalayan Yang Cantik

Perkenalkan nama ku Andy. Aku pernah bekerja di salah satu swalayan terkemuka di kota M selama lbh kurang 7 taon. Awal-nya penempatan aku hanya di bag receiving barang. Dari sana kemudian beranjak ke posisi yg lbh lumayan…. nach,1/2 taon di receiving,aku dipindahkan ke lapangan,dlm arti di tmpatkan di store. Disinilah awal perjalanan cinta-ku dgn mahkluk yg namanya SPG. Terus terang aku sangat menyukai posisi ini berhubung setiap harinya aku bisa menikmati

setiap kecantikan SPG yg bertugas di swalayan ini. Singkat cerita,dari sekian byk-nya SPG yg bertugas,aku sangat tertarik dgn SPG product susu,namanya Sari. Sari berwajah bukan hanya cantik,tp body-nya jg yahud bngt… Umurnya 19 taon. Dgn tinggi 165,bra 34B,ditambah dgn jenjang kakinya yg putih mulus bngt,maka komplit lah sudah Sari yg perfect bngt menurut versi-ku. Aku mencoba mendekatkan diri dgn-nya,setiap hari selalu aja rapat hingga kedekatan kami semakin nyata. Tp berhubung lokasinya di swalayan,aku jg hrs menjaga image agar issue-nya tdk sampai ke telinga atasanku. Sering pd jam2 makan aku memberinya cemilan ato makanan tambahan yg rada2 ena dimakan,dan dari sikapku itulah,timbul rasa simpati sari terhadapku. Jumat sore itu,ku dekatin sari seraya berkata”say,pulang nanti ku antar ya….” Dan Sari pun mengganguk setuju.

Bayangkan,rasanya sudah ga sabaran menanti jam2 pulang kerja krn di otak-ku sdh tersusun beberapa rencana mantap,he..he…

Ga tau np belakangan ini selalu membayangkan mulusnya tubuh Sari,ga tahan pengen bngt menikmatinya…

Jam yg ditunggu pun akhirnya tiba,bergegas aku turun ke basement bwh mengambil mtr kesayanganku. Kutunggu Sari di pinggir jalan pas pintu keluar dari mall. Ga lama ku liat Sari keluar bareng tmn-nya 3 org,dan bgt meliatku,dia pamitan duluan ama tmn-nya di barengi canda tmn2nya yg usilin sari. Kuberikan helm dan Sari segera melompat duduk di sadel belakang sambil berpegangan pinggangku. “Say,kita langsung pulang ato mo jalan2 duku sambil cari makan?” kataku kenceng. Itu sech hy pura2ku aja pdhal uda byk rencana di otkku ini,hehhee… Ternyata jawaban Sari bertepatan dgn keinginanku,”kita jalan2 aja dulu baru ntar mlm-an makannya ya”. Aroma wangi di tubuhnya serasa menimbulkan nafsuku,sehingga makin kupacu mtr-ku semakin kencang. Sari memeluk ketau pinggangku sehingga menempellah buah dadanya yg kenceng padat di belakang punggungku. Celanaku makin sesak kejepit pula,hehheeeee….

Sengaja aku membawanya jalan aga ke pinggiran kota,biar segala rencanku rampung. Setelah puas keliling,akhirnya sampailah kami di rumah makan yg bernuansa klasik dimana rumah makan tsbt mempunyai alun2 seperti pondok pribadi,jadi apa yg akan kulakuin nanti lbh privacy dan tertutup dr pandangan org krn pondoknya memang bersekat.

“kamu pesan apa say?” kataku mesra. “sari pesan pecel lele aja bang”. Aku pun segera memesan pd pelayannya… Apa aja yg mau ditambah kutambahkan aja sayuran laen biar banyakan,krn setelah makan nanti,aku jg mau makan lg,tp tentu makan menu yg ISTIMEWA nantinya,ha..ha…

Karena sudah laper bngt,kami makan dgn lahapnya sambil sekali kali kusuap nasi ke mulut sari. Awal-nya dia keliatan malu,tp akhirnya dia tertawa geli.

Selesai makan kami duduk ngobrol dan perlahan tp pasti arah bicaraku memancing ke arah sex sambil tanganku merangkulnya…

Perlahan kucium bibirnya,hmmm…lidahku menjelajah ke dalam dan melilit lidahnya. Sari membalas dgn panasnya,shg penisku makin mencuat rasanya… akhhh….sari mendesis nikmat. Semakin kuberanikan diri dgn memasukkan tanganku ke dlm bilik baju seragam-nya dan kuraba payudaranya yg padat sekal. Sari merintih nikmat merasakan belaianku pd payudaranya. Kusingkapkan BH-nya dan perlahan memelintir putingnya,ssshh…sari makin merintih. Aku semakin ga tahan,ku keluarkan

penisku yg sudah mengacung tegak dgn diameter 4 panjang kbh kurang 17cm. Sari terkejut sekali ketika melihat penisku yg mengacung tegak itu. “Ihh,gede bngt py abang,takut sari bang” :sari blm pernah iat yg bgt-an bang” kata sari. Gpp koq say,biasa aja lg,hehhe…aku menjawab sekenanya.

Kembali kuransang sari dgn ciumanku,perlahan ke telinga dan turun ke leher. Ku kecup pelan penuh perasaan dan sari semakin mendesah. “akhhh..bang” sstttttt,ouugghh….” Sari semakin ga tahan. Perlahan kuraba pahanya yg terbuka dan segera jariku mendarat di ujung selangkanganya. CD-nya msh blm kuturunkan,cuma jariku hanya mengesek belahan vag-nya. Sari mendesis lirih membuat aku semakin bergairah.. Ada lendir basah mengalir merembes keluar… Sari semakin ga tahan sehingga tangannya menggengam penisku dan mengocok ngocok kanya. Tiba2 kuhentikan serangan ku sehingga membuat sari terpana heran,nafsunya yg uda di ubun2 terhenti seketika.. “ada apa bang?” Aku menjawab”bntr ya say,jgn disini,bahaya tuch,hehe.e..” Sari baru tersadar kalo kami masih di pondok rumah makan. “kita pulang aja ya bang,sari takut kemalaman dan jujur sari blm pernah melaukan yg seprt td.sari takut bang”. “ok dech,kita pulang aja ya say”kataku membisik di telinganya”. Dalam hati aku merasa tanggung nech,dan ku teruskan rencanaku. Kami merapikan pakaian kami masing2 dan berjalan keluar….

Setelah menghidupkan mtr-ku,kami melanjutkan perjalanan pulang,dan jam sudah menunjukkan pukul 21,20. Di tengah perjalanan,aku berpura2 sakit perut. “aduh say,sakit bngt perutku hbs makan td,aduh,ini sept-nya ga bisa lg bw mtr”,sari kebingungan melihat sikapku yg menahan sakit,pghal hy pura2 saja,hehhehehe…”kita cari tmp istirahat bntr ya say,abang ga tahan lg sakit bngt perutnya”,sari berkata ” ya udalah bang,kita cari tmp istirahat dulu,ntar ga sakit g baru jalan. Aku bersorak girang dalam hati siasatku berhasil ternyata. Ku pacu mtr-ku ke arah motel yg ga jauh lg lokasinya dan segera mengambil kamar. Kita istirahat bngt ya say,gpp,jgn kuatir,ntar ga sakit lg kita segera jalan ya say..”sari hanya menganguk pelan uatir dgn sakit ku.

Di dlm kamar aku segera merebahkan badan di tmp tdr sambil berpura2 merintih memegang perutku,dan sari semakin kuatir aja rasanya meliahat keadaanku. Kupanggil sari mendekat dan kuminta dia mengelus elus perutku supaya aga reda sakitnya,dan sari menurutinya…ena bngt pijitan sari,shingga mataku merem melek jadinya,hahhaa…

Tiba2 aku bangkit dan merangkul sari. Sari terkejut sekali dan langsung ku dekap tubuhnya sambil ku cium bibirnya…Sari gelagapan sambil membaas jg dan perlahan kembali kurangsang dan kucumbu abiz2an.

Kubuka kancing baju sari bagian atas dan kubelai dadanya segera. Ku cium perlahan putingnya dan skali x kusedot. sshhh….sari mendesah nikmat.

tanpa sadar kubuka seluruh pakaianya dan CD-nya sambil trs ku jilat lembut dadanya. Ku buka lebar kakinya mengangkang dan pelan2 ku elus lembut. Mq-nya uda basah bngt,licin lagi. aku berkata kepadanya abg suka bau Mq-nya sari...
perlahan tapi pasti aku pun mengeluarkan Penis ku yang lumayan besar, den menyodor ke arah mulut nya..
dia malu-malu tapi mau menghisap penisku, dengan nikamt yang tak terhingga aku pun mengatakan kepadanya kamu sangat luar biasa sari..aahhh....
sudah puas dengan kuluman bibir nya aku pun mengelus Mq nya yang begitu putih mulus dengan bulu yang jarang-jarang..dan perlahan aku masukan penis ku ke Mq nya..
dia berkata sakitttttt banggggggg...dengan penuh kasihan aku pun menggoyang pelan-pelan dulu.. sudah masuk separuh penisku baru dia tidak merasa sakit lagi.. dan dengan gairah yang sangat besar aku menggoyang pinggang ku ke memek nya yang begitu tebal dan mulus..
ahhh..ahh...ohh desah si sari pas aku menggoyang begitu cepat nya..pinggang ku..

Sekretaris Penggoda

Dulu saat pertama kali masuk kantor kulihat sering diantar dan dijemput pakai motor oleh pacarnya, tetapi sudah ada seminggu terakhir Angelia Tjkorokanoko selalu mengendarai motor sendiri. Memang Angelia Tjkorokanoko berwajah manis, hanya sayang kurang tinggi sedikit. Yang menarik buat lelaki semacam saya adalah bibirnya yg selalu kelihatan basah terus karena lidahnya sering dipakai membasahi bibirnya dan selain itu model rambutnya yg pakai gaya sedit yg terurai didekat telinga dan diberi jelly hingga kelihatan basah. Juga yg kelihatan sensual adalah cara berpakainnya karena Angelia Tjkorokanoko selalu pakai baju atau kaos yg agak ketat sehingga perutnya kelihatan ramping dan buah dadanya terlihaat agak menonjol. Memang buah dadanya sendiri tak terlalu besar tetapi cukup bagus bila pakai baju/kaos yg ketat. Suatu saat aku tegur dia:”Angelia Tjkorokanoko, kenapa sekarang kamu naik motor sendiri?” Yaaahh, yg antarin sudah nggak ada “sahutnya. “masak iya,kemana pacarmu itu?” tanyaku. “Aaach, nggak tahu pergi kemana dia, biarin saja “jawabnya dgn nada kesal. Beberapa hari kemudian, saat makan siang , aku lewat kamarnya dia, kebetulan cuma Angelia Tjkorokanoko seorang diri dan lagi makan, rupanya yg lain makan keluar segera aku masuk dan duduk depan mejanya. “Makan sendirian saja?”.
“Iya pak, sahutnya. Sambil makan, Angelia Tjkorokanoko lihat2 iklan bioskop dikoran. Tiba2 Angelia Tjkorokanoko ngomong:”Waah video Mandarin ini bagus pak, Angelia Tjkorokanoko kepingin nonton tapi nggak ada teman sekarang”. “Kalau memang nggak ada teman nanti saya temani” kataku. “Aaaaah…bapak bisa aja nanti pacarnya bapak mara lho!” sahutnya. “Yaaaa, jangan sampai ketahuan dong, sekali2 kan ngak apa2? kataku.

“Kalau sungguh, kapak bapak bisanya?., asal jangan yg malam2 paling lambat yg pk. 7? jelas Angelia Tjkorokanoko. “Besok malam ?. Pokoknya jangan Saptu dan Minggu malam itu acara bapak sdh patent” kataku. “Kalau gitu besok malam ya pak?”. “Boleh, bapak jemput jam berapa?” “Angelia Tjkorokanoko sampai kost jam 5 sore, lalu mandi dulu jadi kira2 pk 6 sore ya” “Oke” sahutku.
Besok sore nya setelah saya pulang kekost dan mandi lalu siap kekostnya Angelia Tjkorokanoko. Sampai disana ternyata Angelia Tjkorokanoko blm selesai hingga aku tunggu beberapa menit, kemudian kita langsung berangkat. Karena baru pk 6.10 padahal filmnya mulai pk 7, maka kita putar2 kota dulu. Dalam mobil aku bilang dgn Angelia Tjkorokanoko kalau lagi nggak dinas begini jangan panggil aku pak, sebab umur kita paling beda 7 tahun, aku jadi nggak enak dong. Akhirnya setelah putar2 kita langsung ke bioskop dan beli tiket lalu masuk, aku memang sengaja minta tempat duduk yg dipinggir. Rupanya filmya kurang bagus, sebab sampai saat mulai penontonnya hanya sedikit.


Memang artis2 yg main sexy2, apalgi video Mandarin terhitung banyak yg berani juga actionnya. Kalau pas adegan yg hot Angelia Tjkorokanoko tiba2 memegang tanganku, suatu saat kalau adegan panas sebelum tangannya Angelia Tjkorokanoko yg beraksi aku pegang dulu telapak tangannya erat2.
Walaupun adegan panas sdh berlalu tangannya tetap kupegang terus dan per-lahan2 tangannya kuletakkan diatas pahanya. Ketika Angelia Tjkorokanoko masih diam saja atas aksi ini, maka jari2 ku kupakai utk meng-utik2 pahanya yg sdh terbuka karena roknya yg agak pendek itu naik kalau buat duduk. Beberapa menit hal itu kulakukan dan Angelia Tjkorokanoko pun masih diam, lalu tangannya dia kutarik kepaha lebih atas sekaligus utk menyingkap roknya supaya naik kepangkal paha. Setelah kulihat roknya menyingkap sampai hampir pangkal pahanya sehingga paha yg mulus itu terlihat remang2 dgn penerangan cahaya dr video saja. Aku pura2 diam sebentar . kebetulan ada adegan panas lagi dan tanganku segera memegang pahanya dan tangannya Angelia Tjkorokanoko memegan bagian atas tanganku.Kupikir Angelia Tjkorokanoko akan melarang kegiatan tanganku itu, tetapi tangannya hanya ditumpangkan saja ditanganku. Kuberanikan lagi operasi ini, tanganku ku-usapkan kepahanya dr atas lutut sampai keatas dekat pangka pahanya. Sudah ada 5 menit aku melakukan ini bergatian paha kanan dan kiri, tapi Angelia Tjkorokanoko tetap diam hingga nafasku yg mulai memburu.

Akhirnya kuberanikan tanganku utk mengusap pahanya sampai ke selakangannya hingga menyentuh CD nya dan bagian kemaluannya kugelitik dgn 2 jariku. Saat itu Angelia Tjkorokanoko kelihatan mendesah sambil membetulkan duduknya. Kugelitik terus itilnya dgn jari dan kadang2 jariku kumasukkan kedalam lubang vaginanya, ternyata lubangnya sdh basah juga. Belum beberapa lama, Angelia Tjkorokanoko menggeliat duduknya dan bilang:”Oom, jangan digitukan nanti basah semua vagina Unge juga CD nya, sebab Angelia Tjkorokanoko punya banyak keluarnya”. Lalu tanganku kutarik dan kupindahkan le paha nya saja. Aku bisiki:”Nanti lain kali saja sambil santai dihotel ya ?”. Angelia Tjkorokanoko mengangguk dan berkata:”Kira2 minggu depan saja sebab kalau sering pergi malam nanti nggak enak dgn tante kost” Setelah video selesai sambil jalan keluar, kurangkul pundaknya dan Angelia Tjkorokanokopun memegang pinggangku sambil kepalanya disandarkan kebahuku. Aku ajak Angelia Tjkorokanoko makan malam sekalian sambil ngobrol macam2, Aku tanya: Angelia Tjkorokanoko, biasanya kamu diajak pacarmu santai dimana?”.
“Yaaah,kadang2 dihotel P atau hotel NP diatas Candi kadang2 juga dihotel R dibawah kalau malas jauh2?. Dengan jawaban Angelia Tjkorokanoko itu, aku sudah dpt mengambil kesimpulan bahwa Angelia Tjkorokanoko saat ini sdh bukan perawan lagi, jadi aku berani utk mengajaknya kehotel minggu depan. Selesai makan aku antarkan Angelia Tjkorokanoko pulang, sebelum turun mobil kupeluknya dan diapun membalasnya dgn merangkul leherku kuat2 untuk menerima ciuman dan kecupan2 pd bibirnya dan selesai itu dgn sedikit tehnik tanganku menyambar dan memijit buah dadanya. “Acch.. nakal ya oom?, katanya. dan “Bye…bye…. Pd keesokan harinya saya bertemu Angelia Tjkorokanoko dikantor dan kita bersikap biasa2 saja sehingga tak ada teman yg curiga kalau kita telah pacaran semalam. Saat aku tanya kenapa sang pacar tak mengantar lagi, Angelia Tjkorokanoko bilang kalau pacarnya sekarang lagi renggang walaupun belum ptus 100 % karena pacarnya yg SH itu dan bekerja sbg salesman electronic itu belakangan suka tersinggung tanpa sebab yg jelas. Mungkin iri atau malu karena Angelia Tjkorokanoko dpt kerjaan dgn gajih yg semetara ini lebih besar dr pdnya.
Suatu siang dihari Rabu seminggu setelah kita nonton, kebetulan Angelia Tjkorokanoko datang kekamarku dgn membawa laporan2 yg aku harus tanda tangani. Angelia Tjkorokanoko bertanya:”Pak, nanti malam bapak ada waktu?”. “Kenapa” tanyaku pura2 sebab dlm hatiku saat2 inilah yg kunantikan. “Kalau bapak ada waktu, Angelia Tjkorokanoko kepingin makan diluar tapi kok nggak ada teman” sahutnya. “Oke. kalau Angelia Tjkorokanoko yg ngajak saya bersedia. Jam 6 sore seperti minggu lalu saya datang kekost ya Angelia Tjkorokanoko?”. kataku. “Terima kasih ya pak”. Sore itu aku cepat2 pulang dan segera mandi. Jam 5.30 sore aku siap berangkat ke kostnya Angelia Tjkorokanoko, karena terlalu pagi Angelia Tjkorokanoko belum siap dan aku tunggu diruang tamu. Baru kira2 10 menit kemudian Angelia Tjkorokanoko keluar. Aku sempat terpesona beberapa saat, karean Angelia Tjkorokanoko yg saya tahu biasanya memakai rok agak mini dgn baju atau kaos pendek perutnya dan agak ketat. Kali ini tampil dgn memakai gaun panjang warna ungu dgn belahan yg agak tinggi dibagian paha sebelah kirinya, sehingga kalau jalan pahanya yg kiri nan putih bersih itu kelihatan dgn jelas dan bagian dalam pahanya kanan juga nampak samar2. “Ceeek….ceeekkk….ceeekkkk” komentarku. Angelia Tjkorokanoko bahkan tersenyum manis dan kemudian memutar tubuhnya dan ……bagian punggungnya terbuka lebar sampai kebawah dgn model huruf V sampai diatas pinggulnya.
Aku yakin sekali kalau Angelia Tjkorokanoko pasti no bra sekarang. Tanpa duduk, Angelia Tjkorokanoko langsung mengajak berangkat. Aku rangkul pinggangnya, Angelia Tjkorokanoko jadi agak kikuk taku kalau tante kostnya tahu. Begitu masuk mobil aku minta untuk mengecup dulu bibirnya yg merah merekah dan basah terus itu, sambil punggungnya yg terbuka itu ku-usap2 dan ternyata dugaan benar saat dadanya kutekan erat2 kedadaku terasa gumpalan daging yg kenyal dgn nama payu dara tanpa terlindungi spons BH menempel didadaku. Denyut jantungku langsung berdetak cepat. Kemudian mobil mulai kujalankan dan tangannya Angelia Tjkorokanoko diletakkan diatas paha kiriku sambil kadang2 memijit pahaku. Mau makan mana Angelia Tjkorokanoko ?. Terserah bapak” katanya. Memang Angelia Tjkorokanoko tetap tak mau panggil aku dgn sebutan lain, ia pilih dgn “pak” karena takut salah ngomong kalau dikantor nanti. “Kalau makan sate kambing apakah Angelia Tjkorokanoko suka?” tanyaku. “Mau pak, malah sebenarnya Angelia Tjkorokanoko sudah lama tak pernah makan itu karena pacar Angelia Tjkorokanoko tak suka daging kambing” katanya. Akhirnya kita rumah makan sate kambing. Saat turun dari mobil dan masuk kerumah makan sekarang ganti Angelia Tjkorokanoko yg selalu merangkul pingganku. Angelia Tjkorokanoko duduk disebelah kananku. memang kuatur demikan supaya tangan kananku bisa dekat dgn paha kirinya yg terbuka sampai keatas utk ku-raba2. Memang kali ini Angelia Tjkorokanoko berbeda dgn waktu nonton film, kali ini Angelia Tjkorokanoko tampak ceria dan manja.
Saat duduk makan Angelia Tjkorokanoko duduknya merapatkan tubuhnya ketubuhku serta tangannya memegang pahaku. Tanganku sebelum beraksi dipahanya kupakai utk meng-usap2 punggungnya yg terbuka. Untuk saat itu rumah makan masih sepi pengunjung,jadi aku agak bebas berkarya. Setelah puas meraba punggungnya tanganku kususupkan kedalam roknya kedaerah pinggang dan turun disana tanganku meraba CD nya. Kemudian tanganku bergerak keatas dan menyusup kebawah ketiaknya dan menuju kesamping depan sehingga ujung jari3ku dpt menyentuh samping payu daranya yg benar2 masih kenyal. Pekerjaaan tanganku berhenti saat pelayan membawa makanan kemeja kita. Saat makan tanganku kadang mulai meraba pahanya kiri yg terbuka itu. Angelia Tjkorokanoko betul2 penuh pengertian saat2 tangan kananku sibuk meraba pahanya, ia yg menyuapkan nasi kemulutku hingga tanganku diberi keleluasaan utk bermain dipahanya dan sampai vaginanyapun ku-raba2 dgn penuh kemesraan. Kadang2 tangan kananku kupakai utk menyendok makanan lagi, tapi lebih sering kupakai utk berkarya dipaha dan lubang vaginanya sedang Angelia Tjkorokanoko yg terus dgn kasih sayangnya menyuapi aku dgn makanan sampai suatu saat Angelia Tjkorokanoko mendesah dan memegang tanganku yg berkarya erat2 searya berkata:”Pak, karya tangan bapak benar2 hebat bisa membuat Angelia Tjkorokanoko basah”. Lalu kuraba vaginanya ternyata CD nya juga sdh basah apalagi lubang vaginanya, ujung jari2 ku kumasukkan kelubangnya utk bisa mengkait lendir yg menempel dibibir vaginanya ternyata usahaku itu berhasil juga.
Kulihat ada lendir kental mirip cendol menempel diujung telunjukku, segera kujilati lendir itu dan kutelan bersama makanan yg disuapkan oleh Angelia Tjkorokanoko. Aku betul2 merasa “hot” makan daging kambing dicampur lendirnya Angelia Tjkorokanoko, aku rebahkan kepalaku kekepalanya Angelia Tjkorokanoko sambil berbisik:”Angelia Tjkorokanoko sayang, saya menyayangimu”. Angelia Tjkorokanoko menjawab:”Pak, sebentar lagi Angelia Tjkorokanoko menjadi kepunyaan bapak seluruhnya, Angelia Tjkorokanoko akan memberikan segalanya yg terbaik utk bapak nanti. Percayalah” sambil mencium pipiku. Selesai makan, kita langsung menuju hotel CB dikota atas yg banyak pemandangannya walaupun itu hotel kuno.
Kita langsung check in, Angelia Tjkorokanoko tetap manjanya jalan merangkul pinggangku dgn badannya disandarkan ketubuhku. Pintu kamar segera kukunci setelah pelayan menyiapkan air minum, sabun dan handuk. Angelia Tjkorokanoko ganti kupeluk dan iapun merangkul leherku erat2 hingga permainan ciuman mulu, bibir dan lidah berlangsung dgn hangatnya dan penuh kemesraan, Karena saat aku menciumnya, kukecup dalam2 bibirnya dgn penuh perasaan hingga Angelia Tjkorokanoko bukan merasakan kenikmatan saja tetapi juga merasakan kasih sayangku. Setelah berciuman dgn mesranya untuk beberapa saat, maka tanganku kupakai utk meraba punggungnya yg terbuka, kurasakan tubuhnya Angelia Tjkorokanoko cukup hangat lalu kupegang rok bagian kedua pundaknya dan kutarik kedepan, Angelia Tjkorokanoko pun membantu dgn meluruskan tangannya kedepan sehingga roknya bagian atas langsung lepas dan payu daranya yg masih kenyal dan hangat kalau diraba itu terlihat dgn jelas didepan mataku ditambah putingnya yg kelihatan mulai membesar dan tegang dgn warna merah padma membuat aku terpesona.
Walaupun aku sudah sering menelanjangi dan meniduri pacarku dihotel, tetapi bentuk tubuhnya yg berbeda itu mempunyai daya rangsang yg tersendiri. Hanya karena kebiasaan yg sudah sering lihat pacarku dlm keadaan bugil bulat itu yang bisa membuat aku mengendalikan emosi dan gelora nafsu mudaku. Roknya terus kutarik kebawah hingga terlepas semua kemudian kuambil dan kutaruh diatas meja dan Angelia Tjkorokanoko kuangkat utk kutidurkan diranjang dgn masih memakai CD saja. Tapi CD nya pun kulorot utk dilepas dan vaginanya yg spt bukit kecil itu tertutup oleh rambut yg cukup lebat.
Aku kemudian melepas T shirtku dan celana panjang serta CD ku sambil memandangi tubuhnya Angelia Tjkorokanoko yg telentang diranjang dgn pose yg menggiurkan ditambah lidahnya yg sering membasahi bibirnya itu. Aku dekati Angelia Tjkorokanoko kemudian kuciumi seluruh wajahnya dgn tangan menjelajahi seluruh daerah dadanya termasuk lembah dan bukit maupun puncak payu daranya sampai kepusarnya dan perut bagian bawah. Setelah ciumanku berpindah kebagian dadanya terutama bukit2 payu daranya tanganku mulai beraksi disekitar vaginanya serta pahanya serta sekali2 rambut bawahnya ku-tarik2 pelan2 sambil jari tengahku menggelitik itilnya yg mulai nongol.
Lalu kuciumi terus perutnya bawah sampai jembut dan daerah sekitar vaginanya dan paha2 nya serta tanganku terus mengusap dan memijit betis serta telapak kakinya. Ciumanku terus kelututnya , kemudian kebetis, tumit kaki lalu telapak kakinya sampai jari2 kakinyapun ku-hisap satu persatu semua baru aku balik naik mengisap dareha selakangnya Angelia Tjkorokanoko dgn membuka lebar2 pahanya lalu daerah antara anus dan vagina itu kucium dan kukecup serta kujilati sehingga Angelia Tjkorokanoko mendesah kenikmatan dan terasa ada cairan lendir yg nyemprot keluar dr lubang vaginanya. Setelah kulihat benar terlihat dr lubangnya vagina mengalir keluar cairan lendir dgn bau khusus. Langsung kucucup lubangnya dan kusedot kuat2 hingga sruuuuttt… lendirnya masuk kedalam mulutku dan kugelitik terus selangkangannya spy cairan nya keluar lagi lebih banyak dan kusedot terus dan ternyata benar Angelia Tjkorokanoko masih mengeluarkan lendirnya yg masuk kemulutku. Rasanya asin2, asem dgn bau khas seperti juga milik pacarku, aku memang jadi semangat dgn minum lendirnya. Langsung saja Angelia Tjkorokanoko kuajak main dgn pose 69, aku segera naik keatas tubuhnya dan tongkolku kupaskan dihadapan mulut Angelia Tjkorokanoko spy mudah ia utk mempermainkan tongkolku dgn lidah dan mulutnya sedang aku sendiri segera menyingkap jembutnya yg rimbun itu utk menjilati itilnya lalu ku-gigit2 dan ku-tarik2 juga itilnya dgn bibirku. Angelia Tjkorokanoko tampak terangsang sekali dgn permainan mulutku di darah vaginanya, apalagi pahanya sekarang kubuka lebar2 dan selangkangannya antara anus dan vaginanya kugosok terus dgn jari2-ku dan kadang2 kujilati. Begitu itilnya kugetarkan dgn ujung lidahku yg bergerak begitu cepat (spt lidah cecak katanya pacarku) hanya semenit saja Angelia Tjkorokanoko sudah berontak dgn kakinya dan pantatnya digerakan kesana kemari kemudian mengaduh:”Aduuuu…pak, Angelia Tjkorokanoko nggak tahan….sudah keluar dan lemas pak”.
Saat itu terasa lendirnya nyemprot dan mengenai hidungku, segera kucucup lagi lubang vaginanya utk kusedot semua lendirnya yg sudah keluar dilubang vaginanya. Aku merasakan kenikmatan juga dari semprotan lendirnya itu dan vaginanya jadi basah semua. Aku sekarang membelai rambutnya dan mengusap keringat yg banyak dikeningnya serta bertanya:”Angelia Tjkorokanoko sayang, apakah Angelia Tjkorokanoko sdh capai?”. “Belum pak, Angelia Tjkorokanoko cuma lemas saja karena tak kuat menahan kenikmatan yg luar biasa dari permainan lidah bapak tadi, rasanya sampai ujung rambut dan ujung kaki pak” sahutnya. “Kalau begitu kita main lagi ya?” kataku.
Angelia Tjkorokanoko mengganggukan kepala. Lalu aku naik lagi ketubuhnya dan kumasukkan tongkolku pelan2 kelubang vaginanya, kemudian kutarik keluar lagi pelan2 setelah masuk keluar ini lancar ber-ulang2 lalu tongkolku langsungkubenamkan seluruhnya kedlm vaginanya, sampai Angelia Tjkorokanoko menghela napas panjang menahan sakit dan nikmatnya karena katanya masunya terlalu dalam. Setelah itu kugerakan pantatku memutar searah jarum jam sehingga Angelia Tjkorokanoko menjerit kenikmatan terus karena itilnya tergesek oleh jembutku dan dindidng dlm vaginya tergesek oleh batang tongkolku yang mengeras sehingga ia berbisik:”Aduuuh pak, nikmat rasanya luar biasa.
Aku mau orgasme pak”. Mendengar itu aku langsung menciumi payu daranya yg sebelah kiri, karena Angelia Tjkorokanoko bilang lebih sensitive dr pd yg kanan dan puting nya langsung kugetarkan lagi dgn ujung lidahku. Tanpa basa basi lagi hanya beberapa detik terasa vaginanya mencengkeram tongkolku dan ber-denyut2 serta ada lendir hangat yg menyiram tongkolku. Angelia Tjkorokanoko sudah klimaks, ia tampak terkulai lemas. “Capai Angelia Tjkorokanoko, sayang?” tanyaku. “Iya…pak” sahutnya lirih manja. “Tolong Angelia Tjkorokanoko diberi air maninya pak” pintanya. “Sekarang ?”tanyaku. “Iya pak” . “Tahan sebentar lagi iya, nanti aku semprotkan”. Lalu aku mengkonsentrasikan segenap pikiranku pada segala keindahan tubuh Angelia Tjkorokanoko yg sedang kunaiki ini dan tingkah polahnya yg merangsang sambil memandang bibirnya yg erah basah merangsang kugenjot terus gerakan tongkolku naik turun dan makin lama makin cepat sampai Angelia Tjkorokanoko menggeliat, menggelinjang tak keruan sambil menarik lepas sprei dan meremas-remasnya dan akhirnya…crruuuutttt…cruuuuuttttt…..crrruuuutt, maniku nyemprot kedlam vaginanya sambil kutakan terus tongkolku dalam2 kevaginanya. “””Sssseeetttt….aaaaacccchhhh, Angelia Tjkorokanoko merasakan kehangatan yg luar biasa dari air maninya bapak” Dan Angelia Tjkorokanoko pun orgasme lagi karena tongkolku merasakan vaginanya ber-denyut2 lagi. Setelah beberapa menit kita istirahat dgn tidur bertindihan sambil berpelukan, kita bangun tidak terasa jam telah menunjukkan pk 9.30. Karena sdh agak malam Angelia Tjkorokanoko cepat2 bangun dan mengambil handuk yg dibasahi lalu memebrsihkan tongkolku dan kemudian vaginanya.Kita tak cuci karena makan waktu lama. Segera Angelia Tjkorokanoko memakai ronya lagi demikian aku juga. Sedang CD nya dilipat dan dimasukkan do,pet karena masih basah kena lendir saat kugosok itilnya dirumah makan tadi.Dalam perjalanan pulang Angelia Tjkorokanoko sempat tanya:”Bapak jadi kawin kapan?” “Iya masih 2-3 th lagi tunggu pacarku selesai kuliah”sahutku. “Kenapa?” tanyaku.
Angelia Tjkorokanoko merebahkan kepalanya kebahuku sambil berkata:”Angelia Tjkorokanoko tak akan kawin dulu kok tunggu kalau mungkin ada mujijat”. “Maksud Angelia Tjkorokanoko ?” tanyaku. “Siapa tahu suatu saat Angelia Tjkorokanoko dpt kabar gembira dari bapak. Sebab Angelia Tjkorokanoko malam ini benar2 meraskan kenikmatan yg hebat dari bapak dan lebih dari itu Angelia Tjkorokanoko merasakan bapak meniduri Angelia Tjkorokanoko dengan penuh kasih dan kemesraan yg layaknya suami istri yg dipenuhi rasa cinta. Kapan2 Angelia Tjkorokanoko boleh merasakan lagi ya pak?” “Kapan saja Angelia Tjkorokanoko kangen saya bersedia, tapi Angelia Tjkorokanoko harus benar2 atur waktunya jangan sampai Angelia Tjkorokanoko hamil yaa!”pesanku. Saat mobil sampai dirumah kost, Angelia Tjkorokanoko tak segera turun ia malah merangkul leherku dan ditariknya aku lalu diciuminya seleuruh wajahku dgn penuh perasaan hatinya dan terlihat matanya memerah dan ber-kaca2. Aku jadi trenyuh dibuatnya, kubelai rambutnya dan kuusap matanya yg berair lalu kubisiki:”Angelia Tjkorokanoko jangan sedih kan tiap hari kita masih bertemu.
Angelia Tjkorokanoko malam ini capai nanti langsung istirahat ya, jangan melamun macam2 ya sayang?” pesanku sambil kubelai sayang dari rambutnya pipinya terus payu daranya sampai pahanya yg terbuka itu, baru Angelia Tjkorokanoko mau turun dgn senyum kecil. Esok harinya dikantor pagi2 saat aku panggil Angelia Tjkorokanoko utk memberikan tugas, ia masuk kekamarku dgn senyum2 manja, setelah kujelaskan tugas2 yg hrs dikerjakan kutanya kenapa kok senyum2. Angelia Tjkorokanoko menjawab sambil mendekat kesisiku :”Pak, air maninya semalam baru keluar tadi saat Angelia Tjkorokanoko duduk dikantor sekarang CD nya Angelia Tjkorokanoko jadi basah”. Karena Angelia Tjkorokanoko sudah mendekat tandanya minta utk dibuktikan, maka kuraba melalui bawah roknya dan benar CD bagian vaginanya basah juga sela2 pahanya basah agak licin dan ternyata baunya memang spt maniku.
Aku bilang:”Angelia Tjkorokanoko kamu cuci dulu sana ya”. Angelia Tjkorokanoko menggelengkan kepalanya dan berkata:”Biarin saja pak, Angelia Tjkorokanoko toch nggak punya CD lagi dikantor malah nggak enak kalau dilepas CD nya, sampai nanti sore juga tak apa2 malah nanti siang mungkin sudah kering sendiri.” Lalu tangan digenggam erat2 dan memandang tajam penuh arti dan berkata:”Kapan bapak mau memberikan kemesraan dan kepuasan lagi pd Angelia Tjkorokanoko?. “Kapan saja terserah Angelia Tjkorokanoko” kataku. Semenjak itu aku sering diajak kencan hampir tiap minggu sekali dan setelah pacarnya baik kembali hubungannya hubungan sex tetap berlangsung terus kira2 tiap bulan sekali sambil cerita2 apa2 saja yg dilakukan suaminya pdnya. Sampai sekarang sudah hampir sepuluh tahun berlalu dan aku sdh pindah kerja di bank, sedang Angelia Tjkorokanoko menggantikan jabatanku dan kami masing2 telah berkelarga dan punya anak, tapi hubungan intim itu masih tetap berlangsung disiang hari saat jam makan siang, hanya frekwensinya jauh berkurang kira2 3-4 bln sekali. Tapi justru karena waktu yg lama itu menyebabkan tiap kali hubungan intim itu tambah mesra saja dan bukan menjadi kebosanan.

Ngewe Dengan Mbak Tri

Di kompleks perumahan ibuku, Tri terkenal sebagai pembantu yang genit, ganjen, centil dan sebagainya. Dia sering gonta ganti pacar. Tri baru berumur kurang lebih 22 tahun. Bodynya bagus, dengan payudara berukuran kira-kira 34D dan pantat bulat dan padat. Yang lebih menggairahkan adalah cara berpakaiannya. Dia kerap mengenakan kaos ketat dan celana model ABG sekarang yang memperlihatkan pinggul dan pusar. Wajahnya cukup manis, bibirnya sensual sekali. Aku sering menelan ludah kalau melihat bibirnya.

Tugas Tri adalah menjaga anak majikannya yang masih kecil-kecil. Kalau sore hari, dia selalu mengajak anak majikannya berjalan-jalan sambil disuapi. Nah, aku sering sekali berpapasan dengannya saat dia sedang mengasuh Nabila (anak bungsu pasangan tempat Tri bekerja). Nabila ini seorang anak yang lucu, sehingga kadang-kadang aku berhenti sebentar untuk mencubit pipinya.

Suatu kali, seperti biasa aku bertemu dengan Tri yang sedang mengasuh Nabila, dan aku berhenti sebentar untuk mencubit pipinya.

Tiba-tiba Tri nyeletuk, "Kok cuma Nabila yang dicubit Pak?"
Aku sedikit terkesiap, "Haah?" dan aku memandang kepada Tri.

Dia sedang menatapku dengan kerlingan genit dan tersenyum menggoda.

"Habis, kalau aku cubit pipi Mbak Tri, aku takut Mbak Tri marah," kataku.
"Kalau cubitnya pelan-pelan, aku nggak marah kok Pak. Malah seneng," sahut Tri.

Kurang ajar anak ini, aku membatin, tapi mulai tergoda untuk memancingnya lebih jauh.

"Kalau cuma cubit aku enggak mau Tri." kataku.
"Terus maunya apa? Emang berani?" dia malah menantang. Benar-benar ganjen anak ini.
"Aku maunya, cium bibir kamu yang seksi itu, boleh?" aku bertanya.
Dia malah balik bertanya, "Cuma cium? Enggak mau kalau cuma cium."

Astaga, ini sudah keterlaluan.

"Tri, aku kan sudah punya isteri, emang kamu masih mau?" aku bertanya.
"Yaa, jangan sampai isteri Pak Irwan tahu dong. Masak cuma Mbak Enny aja yang boleh ngerasain Pak Irwan." balas Tri.

Anda yang pernah membaca pengalamanku dalam cerita 'Enny, Pembantu Yang Sexy' pasti ingat dengan Enny. Aku agak kaget juga mendengar ucapan Tri. Rupanya Enny curhat sama Tri. Tapi, kepalang tanggung pikirku.

"Jadi benar nih kamu mau Tri?" aku memastikan.
Tri menjawab, "Siapa takut? Kapan?"
"Kamu bisanya kapan Tri? Aku sih kapan aja bisa," jawabku sambil melirik ke toketnya yang bagus itu.

Saat itu Tri pake kaos ketat yang tipis, sehingga bra hitamnya membayang dan memperlihatkan lekuk yang sangat mengairahkan. Pembaca, terus terang saat itu aku sudah "Konak". Penisku kurasakan sudah mengeras.

"Ya sudah, nanti malam aja Pak, kebetulan Bapak-Ibu mau ke Bogor, anak-anak mau diajak semua." kata Tri.
"Oke, nanti jam berapa aku ke rumahmu?" tanyaku.
"Yaa, jam delapanan deh," jawab Tri sambil membusungkan dadanya.

Dia tahu aku sedang memperhatikan toketnya. Nafsuku menggelegak.

"Kamu nantang benar sih Tri, ya sudah, nanti jam delapan aku dateng. Awas nanti kamu ya." ancamku sambil tersenyum.
Eh, dia malah menjawab, "Asal Pak Irwan kuat aja nanti malam."

Sambil mengedipkan matanya dan bibirnya membuat gerakan mengecup. Ya ampuunn, bibirnya benar-benar seksi. Aku menyabarkan diri untuk tidak menggigit bibir yang menggemaskan itu.

"Kalau gitu aku pulang dulu ya Tri, sampai nanti malam ya." kataku.
"Benar yaa. Jangan boong lho. Tri tunggu ya sayang.." Tri membalas.

*****

Malamnya, jam delapan, aku sudah berada di depan pagar rumah Tri, lebih tepat rumah majikannya. Tri sudah menungguku. Dia membukakan pintu pagar dan aku langsung masuk setelah melihat situasi aman, tidak ada yang melihat. Kami masuk ke dalam dan Tri langsung mengunci pintu depan.

Tri memakai celana yang sangat pendek, dengan kaos ketat. Kulitnya cukup mulus walaupun tidak terlalu putih, namun dibandingkan dengan Enny, masih lebih putih Tri. Aku tidak mau membuang waktu, langsung kudekap dia dan kuserbu bibirnya yang memang sudah lama sekali aku incar. Bibir kami berpagutan, lidah kami saling membelit, dipadu dengan nafas kami yang memburu.

Tiba-tiba Tri melepaskan ciuman kami, dan dia memegang kedua pipiku sambil menatapku, lalu berkata manja.

"Pak Irwan, kalau Pak Irwan mau ngewe sama Tri, ada syaratnya Pak."
Aku bingung juga, "Apa syaratnya Tri?" tanyaku.
"Pak Irwan harus panggil aku Mbak, terus aku panggil Pak Irwan Yayang. Gimana? Mau nggak?" tanya Tri sambil tangannya turun ke dadaku dan dia meremas dadaku dengan gemas.

Pembaca, ini yang mengherankan, aku seorang yang sudah berusia di atas 40 tahun, punya isteri dan anak, jabatanku cukup tinggi di kantor, dan seorang pembantu rumah tangga yang berumur baru 22 tahun mencoba untuk menguasaiku, dan aku merasa senang.

Aku mengangguk sambil menjawab, "Iya Mbak, aku mau."

Sementara itu, penisku sudah ereksi dengan maksimal.

"Sekarang, Yayang harus nurut apa yang Mbak bilang ya." perintah Tri, maksudku Mbak Tri.
"Iya Mbak." jawabku pasrah.

Lalu Mbak Tri menuntunku ke kamarnya di bagian belakang rumah. Kami masuk ke kamar itu, Mbak Tri menutup pintu dan sekarng dia yang memeluk dan menyerbu bibirku. Kembali kami berpagutan sambil berdiri, lidah saling belit dalam gelora nafsu kami.

Mbak Tri kembali melepaskan ciuman kami, dan berkata," Yaang, kamu jongkok dong."

Aku menurut, aku berjongkok di depan Mbak Tri.

"Lepasin celana Mbak Yang, pelan-pelan ya Yaang."
"Iya Mbak." cuma itu kata yang bisa aku keluarkan.

Lalu akupun mulai menurunkan celana pendeknya yang tinggal ditarik saja kebawah karena dia memakai celana olahraga. Perlahan mulai tampak pemandangan indah di depan mataku persis. Pembaca, memeknya gundul tanpa bulu sedikitpun, dan montok sekali bentuknya. Warnanya kemerahan dan diatasnya terlihat clitnya yang juga montok. Mbak Tri melibarkan pahanya sedikit, sehingga memeknya agak terkuak. Mbak Tri mendongakkan wajahku dengan tangannya.

Dan dia bertanya, "Gimana Yang? Bagus nggak Memek Mbak?"
"Iya Mbak. Bagus banget. Tembem." jawabku tersendat, karena menahan nafsu dalam diriku.
"Yayang mau cium Memek Mbak?" tanyanya.
"Mau Mbak."

Aku tidak menunggu diperintah dua kali. Langsung kuserbu Memek yang sangat indah itu. Mbak Tri menaikkan sebelah kakinya ke atas tempat tidur, sehingga lebih terbuka ruang bagiku untuk mencium keharuman memeknya.

Mula-mula hidungku menyentuh kelembaban memeknya, dan aku menghirup keharuman yang memabokkan dari Memek Mbak Tri. Kususupkan hidungku dalam jepitan daging kenikmatan Memek Mbak Tri.

Mbak Tri mengerang, "Aahh, Yayaanngg. Terusin Yang."

Lalu kukecup memeknya dengan penuh kelembutan. Dan perlahan mulai keluarkan lidahku untuk menjelajahi bibir memeknya. Kugerakkan lidahku perlahan-lahan kesekeliling memeknya. Tanganku meremas-remas pantatnya. Sesekali lidahku menyapu klitnya, dan kujepit klitnya dengan kedua bibirku.

Tubuh Mbak Tri mengejang sambil mendesah, "Aarrgghh.. Yayaanngg.. Ennaakk Yaanngg.."

Kedua tangan Mbak Tri meremas rambutku sambil menekan kepalaku ke belahan pahanya. Wajahku terbenam di Memek Mbak Tri, aku hampir tidak bisa bernafas.

"Yaanngg.. Tunggu Yaang. Mbak nggak kuat berdiri Yang."

Lalu Mbak Tri merebahkan tubuhnya di kasur sambil melepaskan kaos dan branya. Dia terlentang di kasur. Aku berdiri dan ingin mulai melepas baju dan celanaku.

"Jangan Yang, kamu jangan buka baju dulu. Jilatin Memek Mbak dulu Yang." perintah Mbak Tri. Lagi-lagi aku nurut.

Lalu Mbak Tri kembali menekan kepalaku ke selangkangannya. Kuteruskan kegiatan mulut dan lidahku di pesona kewanitaan Mbak Tri yang sangat indah kurasa. Kumasukkan lidahku ke dalam memeknya, dan kuputar-putar di dalam memeknya. Dia menggelinjang kenikmatan. Rambutku sudah berantakan karena diremas terus oleh Mbak Tri. Sekitar sepuluh menit kujilati Memek Mbak Tri dan memberinya kenikmatan sorgawi. Akhirnya dia menjerit tertahan, tubuhnya mengejang dan tangannya menekan kepalaku dengan kuatnya.

"Aauugghh.. Yaanngg. Mbakk.. Kkeeluaarr Yaanngg" rintihnya.

Pantat dan pingulnya bergerak memutar dengan liar dan tiba-tiba berhenti.

"Sshh.. Oogghh.. Yaanngg.. Ennaakk banggeett Yaangg."

Kusedot seluruh cairan yang membanjir dari Memek Mbak Tri. Rasanya gurih dan wanginya harum sekali. Kurasakan becek sekali Memek Mbak Tri saat itu. Setelah berisitirahat kurang lebih sepuluh menit, Mbak Tri bangun dan mulai membuka pakaianku.

"Sekarang giliran kamu Yang. Mbak mau gigitin kamu" perintahnya.

Setelah semua pakaianku lepas, Mbak Tri memandang ke penisku yang sudah pusing dari tadi. Dia menggenggam penisku dengan gemas dan mulai mengocoknya dengan lembut. Kemudian aku disuruhnya telentang, lalu dia mendekatkan kepalanya ke penisku. Dikecupinya kepala penisku, dan lidahnya mulai menjelajahi bagian atas penisku.

Astaga, permainan lidah Mbak Tri luar biasa sekali. Dalam sekejap aku dibuatnya melayang ke angkasa. Kenikmatan yang diberikan melalui lidah dan mulutnya, membuatku mendesah dan menggelepar tidak karuan. Dari bagian kepala, lalu ke batang penisku dan bijiku semua dijilatinya dengan penuh nafsu. Sesekali bijiku dimasukkan ke dalam mulutnya. Sampai terbalik mataku merasakan nikmatnya. Ujung lidahnya juga menyapu bahkan menusuk anusku. Kurasakan listrik yang menyengat ke sekujur tubuhku saat lidah Mbak Tri bermain di anusku. Sepuluh menit lamanya Mbak Tri menjilati dan mengemut penis dan anusku.

Kemudian dia merayap naik ke badanku, mengangkangiku, dan mengarahkan penisku ke memeknya. Perlahan dia menurunkan pantatnya. Kurasakan penisku mulai melakukan penetrasi ke dalam belahan memeknya yang sangat montok itu. Agak susah pada awalnya karena memang tembem sekali Memek Mbak Tri. Setelah masuk semua, Mbak Tri mulai menaik turunkan pantatnya.

"Aauugghh, Mbak. Enak Mbak." rintihku.
"Iya Yang, Mbak juga ngerasain enak. Adduuhh. Kontol kamu enak banget Yang."

Dan Mbak Tri mulai melakukan putaran pinggulnya. Pantatnya tidak lagi turun naik, melainkan pinggulnya yang berputar. Ini benar-benar membuat sensasi yang luar biasa nikmatnya. Mbak Tri sangat pintar memutar pinggulnya. Aku mengimbangi gerakan Mbak Tri dengan menusuk-nusukan penisku.

Tapi, "Yaanngg. Kamu diem aja ya Yaangg. Biar Mbak aja yang muter."

Akupun diam dan Mbak Tri semakin liar memutar pinggulnya. Tidak lama kemudian, Mbak Tri menghentikan putaran pinggulnya, dan kurasakan memeknya menyedot penisku. Serasa dipilin oleh gumpalan daging yang hangat, kenyal dan kesat.

Lalu Mbak Tri mengerang keras, "Yaanngg.. Aarrgghh. Mbak keluar laggii Yaanngg.."

Mbak Tri rebah di atas tubuhku, sementara memeknya terus menyedot penisku. Luar biasa sekali rasanya memek Mbak Tri ini. Kemudian Mbak Tri memberi perintah agar aku bergantian di atas. Aku menurut, dan tanpa melepaskan penisku dari dalam memeknya kami berubah posisi.

Sekarang aku berada di atas. Mbak Tri melingkarkan kakinya ke kakiku, sehingga aku tidak leluasa bergerak. Rupanya ini yang diinginkan oleh Mbak Tri, agar aku diam saja. Mbak Tri juga tidak menggerakkan pinggulnya, hanya kurasakan daging di dalam memeknya yang melakukan gerakan menyedot, memijit, memutar dan entah gerakan apa namanya. Yang pasti aku merasakan jepitan Memek yang sangat kuat namun enak sekali. Aku tidak dapat menggerakkan penisku di dalam memeknya. Juga tidak dapat menarik penisku dari dalam Memek itu. Tidak lama kurasakan Memek Mbak Tri menyedot penisku. Lalu perlahan Mbak Tri mulai memutar pinggulnya.

Aku merasa sperti perahu yang berada di dalam lautan yang bergelora karena ada badai yang dahsyat. Dan semakin lama gelombang itu semakin kuat menggoncang perahu. Nafas kami sudah memburu, keringat sudah mengucur membasahi tubuh kami. Dan kurasakan Memek Mbak Tri mulai berdenyut keras lagi, bersamaan dengan aku mulai merasakan desakan lahar dalam diriku yang menuntut untuk keluar dari tubuhku. Putaran pinggul Mbak Tri semakin menggila, dan akupun membantu dengan menekan-nekankan pinggulku walaupun tidak terlalu bebas.

"Oogghh.. Yaanngg.. Mbaakk nnggaakk kkuatt laaggi Yaanngg.." erang Mbak Tri.
Aku juga sudah tidak bisa menahan lagi desakan dari dalam itu, "Iyaa mbaakk.. Aakkuu juggaa.. Aarrgghh."

Aku tidak dapat meneruskan kata-kataku, karena saat itu muncratlah sudah cairan kenikmatanku di dalam memek Mbak Tri. Bersamaan dengan itu, Mbak Tri juga sudah mengejang sambil memelukku dengan kuatnya.

"Sshh.. Oouugghh.. Enaak baannggett Yaangg."

Kami merasakan nikmat yang tiada duanya saat air mani kami bercampur menjadi satu di dalam memek Mbak Tri. Mbak Tri mencium bibirku, akupun membalasnya dengan penuh gairah. Dan.. Kamipun terkulai tak berdaya. Aku terhempas di atas tubuh Mbak Tri. Nafas kami tinggal satu-satu. Seprai dan kasur Mbak Tri sudah basah sama sekali karena keringat dan air mani kami yang meluap keluar dari Memek Mbak Tri saking banyaknya.

"Yayaanngg.." Mbak Tri memanggilku dengan mesranya.
"Iya mbaakk." aku menjawab dengan tidak kalah mesranya.
"Kamu hebat deh Yaang." kata Mbak Tri sambil mengecup bibirku dengan lembut.
"Mbak juga hebat. Memek Mbak enak banget deh Mbak." kataku.
Mbak Tri tersenyum, "Yayang suka sama memek Mbak?" tanyanya.
"Suka banget Mbak. Memek Mbak bisa nyedot gitu. Nanti boleh lagi ya Mbak?" aku merayunya.
"Pasti boleh Yang. Memek ini emang untuk Yayang kok." Kata Mbak Tri.

Dan malam itu, kami melakukannya sebanyak tiga kali, sampai kudengar adzan subuh dari mesjid terdekat. Lalu aku keluar dari rumah itu setelah melihat bahwa situasi aman, dan pulang ke rumahku.